Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

PEMUDA

Pemuda adalah semangat yang tak memperdulikan usia, walaupun ia tua akan tetapi punya kemauan melakukan perubahan dan mau melaksanakan apa yang ia inginkan itulah pemuda. Bukan persoalan usia, kalaupun usia masih remaja tetapi semangat perubahan zamannya sirna di telan kebodohan, kekolotan yang mengerak dalam batok kepala, sesungguhnya ia layak di sebut golongan tua, yang hanya bisa mengamini keadaan dan beromantisme. Ada cerita inspiratif tentang semangat muda, bung Karno pada saat mau melaksanakan akad dengan Utari, bung Karno mengenakan pakaian belanda, mengenakan jas, dasi. Sontak semua yang hadir dalam acara tersebut kaget, terutama penghulu yang langsung mengurnya dan mengancam tidak akan menikahkan bung Karno dengan Utari. Kata penghulu "hai anak muda, dasi yang kamu pakai adalah pakaian kristen, tidak sesuai dengan adat kita yang beragama Islam. Bung Karno membela diri "cara berpakaian kini sudah diperbaharui",  Penghulupun membentak sembari berkata...

RAKYAT ADALAH GURU SEJATI

Politik pemerintahan kolonial belanda pada nusantara terkenal sangat reksioner. 350 menjajah sampai tahun .. baru memberikan pendidikan pada pribumi lewat politik etisnya. Sampai tahun 1942 belanda belum meberikan pendidikan yang mumpuni, belum ada yang namanya universitas, sampai tahun 42 baru ada dua fakultas, di Jakarta ada  fakultas hukum dan fakultas teknik berada di bandung. Dan hanya sebagian kecil aktivis kemerdekaan mendapat pendidikan, mereka lebih banyak didik oleh rakyat yang menjadi gurunya, dari rakyatlah teori-teori revolusioner akan tumbuh. Bukan cuma menghasilkan teori retoris yang hanya laku di sekolah dan berhenti di rak, ketika penuh di bakar.

BACAAN

Temanku yang satu ini paling mahir memprofokasi orang untuk membeli bukunya, kali ini aku terpaksa membeli dua buku darinya, walaupun sebenarnya kredit bukan cas. Hehe. Buku yang pertama tentang Snouck yang berjudul mencari Arab, melihat Indonesia. Buku yang kedua berjudul Persekongkolan Ahli Makrifat karya pak Kunto. Buku yang pertama tipis sekali sekitar 46 halaman, tapi harganya 35rb, coba bayangkan dan hitung berarti berapa harganya perlembar? Karena buku ini tipis jadi aku pilih sebagai menu malam ini untuk memenuhi nutrisi otak yang tinggal setengah giga, selebihnya penuh oleh pikiran sekripsi (ojo mung dipikir le !), mengingat teman seangkatan sudah pada memakai toga.  Judulnya menarik "MENCARI ARAB, MELIHAT INDONESIA: Kacamata Snouck Hurgronje tentang Hindia Belanda. Sekilah judulnya aneh, mencari Arab, emang pernah hilang? Tapi ternyata maksutnya, Snouck adalah peniliti yang fokus penelitiannya pada Arab.  Ia bernama lengkap Christiaan Snouck Hurg...

POLIGAMI

Ditengah populasi jomblo yang terus meroket jumlahnya, muncul berita dan gambar romantis pak ustadz bersama tiga istrinya yang semuanya tidak ada yang jelek. Nah ini membuat jomblo semakin nelangsa, gimana tidak, satu aja masih dalam bayangan. Kalau masih banyak yang belum punya pasangan dan ada yang sudah punya tiga, bukankah ini kesenjangan. Kasihan kan padahal manusia diciptakan berpasang-pasangan. Bagi yang belum dapat pasangan sabar ya melihat fenomena poligami, ini ujian. Dan tidak usah turun kejalan tolak poligami, kalaupun toh ingin menyampaikan aspirasi tuntutlah sesuai hakmu, misalnya berikan upah layak eh maksutnya berikan kami jodoh yang layak. Poligami memang syah secara agama, dengan syarat yang ketat, yaitu adil, nah ini yang susah, adil. Dalam hal adil banyak yang berbeda pendapat, namun pada intinya adil yaitu perlakuan dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah. Yang bersifat batiniah seperti cinta tidak harus adil...

PERJALANAN

Rembang-jogja, perjalanan yang biasanya memakan waktu paling lama 8 jam dan hari ini 12 jam. Tau kenapa? Gara-gara macet, pembangunan jembatan di daerah demak (kota wali), kota ini gemah ripah lohjinawe, suangainya selalu mengalir air tak memandang musim dan mampu menopang produksi pertanian. Tapi di balik itu ada pemandangan yang aneh, di tengah-tengah kemacetan banyak pengamen dan pengasong tak henti-henti naik turun bus. Ada diantara mereka yang masih dibawah umur, perempuan juga ada. Para pengamen dengan suara yang variatif cukup menghibur dengan begron tanaman padi dibalik jendela bus yang masih hijau. Namun inilah realita, suatu pemandangan yang kontras, masih ada kemiskinan di balik kesuburan, ironi. Aku tak tau apakah mereka penduduk asli situ atau pendatang. Pemandangan di kota selanjutnya tak jauh beebeda. Hingga ahirnya perjalanan membawaku sampai terminal jogja, dan aku harus ganti naik TJ. Disini aku tak mau jujur, waktu tanya arah kekampus temapatku belajar, aku ber...

TIPS MENULIS

Nongkrong semalam begitu sahdu, kopi, rokok dan tema obrolan yang tak pernah terkurikulumkan membuat kita malas beranjak, mentok-mentok menggeser bokong. Tema semalam tentang menulis, sebagai orang yang hanya tau sedikit tentang menulis dan hasil tulisannya juga carut marut seperti ceker ayam, saya mencoba memberikan ide-ide saya yang sama sekali tak brilian tentang menulis, maklum dah hampir seluruh tulisan yang pernah saya kirim dan hasilnya, tentu saja di tolak. Dari obrolan semalam sentral dari kegelisahan kawan-kawan adalah malas memulai, malu menuangkan gagasannya, dan kurang memahami arti pentingnya. Hal yang paling susah adalah memulai, mau memulai dari mana? Dan apa yang harus di tulis? Dan untuk apa sih? toh tidak menghasilkan uang. Memulai dari mana? Mulailah dengan hal yang sederhana, dengan melatih logika dalam menulis, misalnya dengan mereview aktivitas sehari-hari " pagi yang cerah penuh harapan, dengan semangat mencari ilmu ku langkahkan kakiku menuju rua...

SOTO

Hidangan hajatan yang di lakukan masyarakat kelas bawah di beberapa daerah yang saya pernah jumpai adalah soto. Dari mulai acara mantenan, sunatan, dll rata-rata menggunakan menu soto. Menu ini terkesan mewah simpel dan tentunya ekonomis. Tentunya varian sotonya sesuai lidah daerah masing-masing. Akan tetapi rata-rata sama dengan kuah agak kuning dan menggunakan daging ataupun jeroan. Ada tips yang lebih ekonomis lagi, berikut tips soto ekonomis dari hasil analisa lapangan. Yang pertama, perbanyak kuah, ini berfungsi untuk meminimalisir porsi nasi, karena maklum walaupun negara kita agraris akan tetapi tidak mempunyai keadaulatan pangan walhasil ya harga beras mahal. Nah dengan memperbanyak kuah akan menutupi kekurangan nasi, dan yang pasti tamu undangan akan kenyang air. Yang kedua, perbanyak sayur, semisal kobis, tauge, seledri. Ini berfungsi untuk mengkamuflasi daging, jadi walaupun porsi dagingnya sedikit akan tertupi dengan banyak sayur. Dan tentunya akan lebih menyehatk...

PESAN BUAT JURU PUTUS

Hukum semestinya menjadi ibu pelindung yang ditutup matanya agar tak pilih kasih, harus berat sebelah porsi berpihak pada kebenaran harus di tegakkan, bukan malah pembenaran dan membela yang punya uang ataupun jabatan. Jiwa adil itu harus terpatrikan pada hakim. Memang sangat berat karena ditangan dialah keadilan diputuskan. Namun ternyata menggenggam keadilan bak menggengam bara, dan siapapun yang tak sanggup pasti keadilan akan dilemparkannya kedalam bak sampah pembenaran. perlu kiranya bagi para hakim untuk mendengar dari Abu Nawas, ia lebih memilih pura-pura gila dari pada menerima jabatan (hakim) yang kemungkinan ia tak mampu mengembannya. Ada pesan yang ingin disampaikan oleh Abu Nawas, menjadi hakim ibarat menggemgam bara ke adilan, persiapan diperlukan supaya kuat dan tabah melaksanakannya, karena memang keadilan itu bukan barang mewah tapi kepahitan seperti obat yang harus ditelan agar segala macam penyakit dapat disembuhkan, menjadi hakim harus buta mata pada pelaku k...

SELAMAT ULANG TAHUN KAKAK-KAKAK TENTARA

Sewaktu masih duduk di bangku SD, saya kalau ditanya tebtang apa cita-citamu? Jawabanku dengan tegas "Tentara". Entah apa alasannya, imaji kecil terhadap sosok tentara yang kuat, gagah, dan membela keutuhan bangsa. Ya, barangkali imaji kecil itu terbentuk dari sinyal nasionalisme yang mulai tumbuh. Ini menjadi nyata pada saat karnaval dalam rangka menyambut HUT RI, aku selalu berdandan mirip tentara lengkap dengan alutsista, ya--tentu pakai sak semen dan segala macam barang bekas. Lumayan bisa menyalurkan cita-cita yang telah terpendam. Ternyata setelah besar cita-citaku berubah, sekarang ingin menjadi panglima tertinggi. Emange tower. Di hari ultah saya ingin memberi kutipan pidato dari dua orang besar. Berikut kutipannya. Anak-anakku tentara Indonesia... Robek-robeklah badanmu, potong-potonglah jasadku, Tetapi Jiwaku yang dilindungi benteng Merah Putih akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang dihadapi.Tentara bukan merupakan suatu kalangan diluar ...

SINGLE

Ternyata bukan hanya lolosnya si belut Novan aja yang perlu penjelasan kepublik, tapi ke single an juga butuh rasionalisasi ke publik. Banyak sekali alasan-alasan teoritis untuk menguatkan argumentasi ke single an. Ada yang karena mengambil sikap untuk menghindari maksiat, ada juga yang beralasan single adalah komitmen, sebagai bentuk penolakan terhadap gaya percintaan anak muda yang penuh kealay an dan di dukung dengan tangan panjangnya yang bernama sosmed. Ada juga yang beralasan buang-buang waktu, uang, tenaga dan fikiran-mending langsung nikah saja--asal jangan di sirri. Tapi apapun alasannya, pada intinya si single ingin mengatakan pada publik (yang selalu rempong) bahwa apapun keadaan si single itu atas dasar pertimbangan yang rasional dan ingin memberi ketegasan kalau "aku rapopo". Tapi dari pada bahas single yang sebenarnya itu aib mending bahas mas Novan. Kalau belum tau tentang dia coba tanya mbah google pasti keluar profil lengkap dia dengan senyum tipis-ti...

OVER DOSIS KUMINIS

Isu kebangkitan komunis mengalir deras hingga memunculkan respon yang ramai di lini masa. Masyarakat terbelah menjadi tiga, ada yang pro, kontra, dan cuekin aja. Yang pro berusaha memupuk ingatan kelam yang diceritakan lewat pidato, tulisan, poster, dan film yang pernah redup mulai di nyalakan lagi. Yang kontra berusaha menjernihkan keaadaan dengan menyampaikan fakta-fakta baru sebagai basis pijakan narasi masa lalu. Dan yang cuek aja masih seperti biasa, beraktifitas seperti biasa walaupun mereka sebenernya berpotensi pro dan kontra. Namun itu semua ya biasa saja, namanya juga kehidupan yang tak pernah bebas dari nilai. Yang menarik adalah ketika kelompok yang ngotot bahwa komunisme bangkit kembali, sampai-sampai mempermasalahkan tugu tani. Menurut mereka tugu tani adalah bagian dari manifestasi BTI (Barisan Tani Indonesia) yang berafiliasi dengan PKI. Jadi wajib hukumnya diratakan dengan tanah agar sisa-sisa kejahiliahan PKI tidak berbekas lagi. Patung yang dianggap tidak...