Langsung ke konten utama

BACAAN

Temanku yang satu ini paling mahir memprofokasi orang untuk membeli bukunya, kali ini aku terpaksa membeli dua buku darinya, walaupun sebenarnya kredit bukan cas. Hehe. Buku yang pertama tentang Snouck yang berjudul mencari Arab, melihat Indonesia. Buku yang kedua berjudul Persekongkolan Ahli Makrifat karya pak Kunto.

Buku yang pertama tipis sekali sekitar 46 halaman, tapi harganya 35rb, coba bayangkan dan hitung berarti berapa harganya perlembar?

Karena buku ini tipis jadi aku pilih sebagai menu malam ini untuk memenuhi nutrisi otak yang tinggal setengah giga, selebihnya penuh oleh pikiran sekripsi (ojo mung dipikir le !), mengingat teman seangkatan sudah pada memakai toga. 

Judulnya menarik "MENCARI ARAB, MELIHAT INDONESIA: Kacamata Snouck Hurgronje tentang Hindia Belanda.

Sekilah judulnya aneh, mencari Arab, emang pernah hilang? Tapi ternyata maksutnya, Snouck adalah peniliti yang fokus penelitiannya pada Arab. 

Ia bernama lengkap Christiaan Snouck Hurgronje memulai karir akademik dan profesionalnya yang di fokuskan pada dunia Arab, terutama daerah jantung spiritualitasnya, yaitu Hijaz. Ia juga pernah mempublikasikan disertasinya yang kalau di bahasa Indonesiakan berjudul "erayaan Mekkah".

Dalam penenelitiannya ia menggunakan metode partisipatif, ia memakai pakaian ala Arab, belajar agama termasuk juga belajar qur'an, bahkan ia ahirnya sunat. Kebayangkan gimana ekspresi pak"calak"nya ketika menyunat burung dewasa. 

Ia juga terkenal sebagai bapak kajian Islam Hindia Belanda, tentunya dengan segala macam dan kelebihannya. Dari itulah ia melihat Hindia Belanda dengan kacamata arab yang telah ia pelajari.

Kamu harus baca buku ini, tapi sebelum baca beli dulu dong, kamu tak akan menyesal dengan buku karya K W. FOGG. Km akan mendapat kesimpulan Islam di Hindia Belanda yang sekarang indonesia sebagai Islam yangkuat, tetapi ternoda oleh praktik kebudayaan lokal. Terlepas sepat atau tidak dengan penelitian dia ya monggo di kritisi, kan sekarang ada Islam Nusantara. Tapi sebelumnya jangan lupa, beli dulu ya.

Ehhh, maaf ko jadi iklan !


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...