Langsung ke konten utama

Tips Mengerjakan Skripsi

Skripsi, begitu mendengar kata tersebut~kamu yang malas, jarang menulis kecuali status, dan semester sudah di titik darah penghabisan~pasti wajahmu akan menjadi layu seperti pohon randu yang sedang meranggas. Butuh siraman rohani untuk sekedar atau lebih tepatnya untuk sejenak melupakan tugas ahir: skripsi.


Belum lagi bertemu pembimbing yang susah di temui padahal setiap hari ada di kantor, tapi begitu diajak janjian untuk ketemu bimbingan ada aja alasan yang memaksa mahasiswa menunggu berjam-jam, barangkali niatnya baik mengetes kesabaran atau memang wujud balas dendam, papan pengumumanpun tak tau.

Belum lagi rasa teraleniasi dari lingkungan kampus karena memang teman seangkatan sudah angkat koper duluan. Bahkan banyak adek kelas yang sudah menyalip ditikungan smester delapan karena dia kumlaude. Untuk menutupi kemaluan (baca:rasa malu) mahasiswa telat ngangkat toga berdalih mengurangi pengangguran terdidik dengan jalan menunda kelulusan. Boleh-boleh saja argumen semacam itu yang penting premisnya tepat supaya pernyataan tetap logis, sistematis.

Yang paling berat adalah pulang kerumah, setiap detik pasti pertanyaan kapan lulus akan selalu berbunyi seperti alarm yang lupa di matikan. Belum lagi ketika keluar rumah ketemu saudara yang ternyata anaknya sudah lulus, nikah dan hidupnya mapan, perasaan iri dengki tak tertahankan coy. Dari itu pilihannya adalah sembunyi di balik pintu kos-kosan dengan dalih fokus ngerjain sekripsi, padahal main 'mobile legend'. Iya to.

Derita lain bagi mahasisa, eh siswa adalah kiriman sudah mulai berkurang sebagai kode untuk segera menyelesaikan kuliah, tak jarang banyak yang berpikir pragmatis untuk membeli skripsi dengan harga jutaan. Padahal itu tidak baik lo mas-mas, mbak-mbak. Apapun jadinya skripsimu lebih baik kerjain sendiri.

Pada dasarnya mengerjakan sekripsi itu mudah ko kalau kamu tidak merasa sulit. Supaya lancar mengerjakan skripsi dan cepat lulus memakai toga dan bisa ber foto dengan begron gambar buku, simak tips berikut ini, dijamin bila skripsi masih tidak bisa dilanjut hubungi dokter, maksutnya pembimbing.

Langkah pertama yang harus kamu siapkan adalah niat yang tulus. Yakinlah apapun pekerjaan yang akan kamu lakukan tanpa ada niat yang tulus pasti tak akan terealisasi, walaupun terealisasi hasilnya kurang maksimal. Niat tulus akan mengalahkan godaan yang merintangimu untuk mengerjakan skripsi. Bagaimana menumbuhkan niat yang tulus, caranya gampang, ingatlah siapa yang membiayaimu kuliah, dan dia sudah rindu ingin melihat kamu lulus dan jadi orang. Kalau kamu kuliahnya biaya sendiri ingatlah biaya kuliah itu mahal.

Langkah yang kedua adalah mulailah. Setelah niatmu lurus maka jangan tunda untuk memulai keburu niatmu luntur di gerus oleh hasrat lain: bermain mobile legend. Bingung mau memulai dari mana, mulailah dari memilih judul yang tidak rumit, pointnya yang penting judul yang diajukan diterima. Setelah itu kerjakan.

Langkah yang ketiga adalah tulislah, setelah niat dan sudah memulai tinggal di tulis, untuk memotivasi menulis skripsi, tulislah skripsimu di status Facebook kalau banyak yang mengelike kamu akan dapat suntikan semangat apalagi ada yang komen, sukur-sukur yang komen adalah disen pembimbingmu sekalian di koreksi kan! Atau tulis di twitter sekarang kan twitter versinya tambah menjadi 250 karekter, cukuplah buat nulis abstraksi, sukur-sukur banyak yang retwitt, berarti tulisanmu sangat berguna bukan hanya menjadi skripsi yang di koleksi di rak setelah penuh rak-nya di bakar dan di ganti yang baru, begitupun seterusnya.

Langkah yang ke empat rajin-rajinlah bimbingan dengan dosen, kalau bisa setiap hari temui dosen pembimbingmu. Karena dengan kamu rajin menemuinya ada dua kemungkinan, yang pertama dosenmu akan risih dan cepat di acc. Kemungkinan yang kedua dosenmu akan luluh melihat keseriusanmu dan akan di acc.

Cukup empat itu saja, mudah-mudahan dapat membantumu untuk cepat kelar skripsi dan sidang, kalaupun tulisan ini tidak membantumu dalam menulis skripsi paling tidak tulisan ini bisa menghiburmu yang sedang dilanda sindrom ngangkat toga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...