Langsung ke konten utama

tokek

Jika bintang mulai bertebaran ketakutan datang menyapa lewat semilir angin malam, membawa hawa merinding menguliti tengkuk leher, suara jangkrik dan lolongan anjing memainkan kengerian pada sepinya malam, lewat suaranya yang menurut orang dapat memanggil arwah. Sedangkan rasa lapar tak bisa selamanya diajak puasa. Tarjo yang sejak remaja memilih profesi sebagai pencari reptil. Ia selalu berjalan di balik gelapnya malam demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya.

Tok...tokkk...tokkekkk, suara itu nyaring di balik kulit kayu yang menua di makan usia, bunyinya panjang, nyaring, dan agak serak.
"Sepertinya ini tokek langka, yang mungkin bobotnya 3 kg" pikir tarjo sambil berjalan kearah coleteh tokek itu berasal.

Memang sekarang tokek di buru banyak orang terkusus tokek yang beratnya 3 kiloan, harganya bisa mencapai jutaan. Maklum, tokek itu bisa di buat ramuan jamu untuk segala macam penyakit, termasuk jamu "tolak lupa"

Di dekat permpatan kecamatan, ada pasar yang bukanya hanya 2 jam, mulai jam 3 dini hari sampai jam 5 subuh, pasar itu menjual berbagai macam hewan-hewan liar, mulai dari ular, katak, cicak, sampai tokek.

Setelah mendapatkan tangkapan, Tarjo mengayuh sepedanya kepasar untuk dijual. Seminggu yang lalu temen Tarjo mendapat tokek besar, dan benar ada yang membelinya seharga 15 juta. Hampir selama seminggu kejadian itu menjadi gunjingan, karena ada tokek langka yang punya berat yang tak wajar dan tentunya harganya sangat menggiyurkan. Sekali dapat satu tokek sepesies langka bisa jadi tiga bulan tak kerja dapur tetap bisa ngebul.

Itu yang membuat Tarjo semakin semangat mencari tokek langka, selama dua hari ini ia selalu berangkat lebih awal, biasanya dia menangkap apa saja yang laku di pasar, kali ini ia fokus pada satu, yaitu tokek seberat tiga Kg.

Tak lupa sebelum ia berangkat meminta restu sama guru sepiritualnya yang menjadi sesepuh didesanya, konon jampi jampi yang si mbah Barjo sangat manjur. Pernah waktu anak Tarjo mengahadapi UN di bawa ke si mbah Barjo, di kasih ia rapal yang di tuliskan di kertas "papir"--sekilas tulisannya mirip huruf ha na-caraka- dibalik-- kemudian kertas itu di bakar, dan tak lupa potlot 2b di lumuri bakaran kertas itu agar supaya ketika mengerjakan soal bisa memilih pilihan ganda dengan tepat dan tidak meleset. "Tak usah kuatir, yang penting yakin sama yang diatas" kata mbah Barjo.

Kata "yakin" itu juga yang diucapkan mbah Barjo kepada Tarjo saat mau berburu tokek seberat 3kg.

Dengan penuh semangat ia mengayuh sepeda tua ke arah bunyi tokek itu, semakin mendekat suara tokek itu seolah pindah. Dalam keyakinannya tokek itu pasti ada di balik kulit pohon tua itu, setelah di dekati suara itu pindah seolah-olah di dekat grombolan pohon bambu, tanpa ragu Tarjo hampiri ke arah suara tokek itu, semakin dia mendekat suara tokek itu seperti menjauh.

Dalam hati Tarjo bergumam "barang mahal memang butuh kerja yang ganda dan sabar" tanpa lelah ia selalu memburu tokek 3kg yang suaranya semakin didekati menjadi jauh.

Dingin angin malam menusuk tulang sudah ia abaikan, ban sepedanya kempes ia tinggalkan, suara bambu bergesekan seperti orang menjerit sudah tak ia hiraukan. Bagi tarjo rasa takut terhadap hal mistis dianggap angin lalu, itu hanya hayalan anak kecil, karena ketakutan orang dewasa adalah ketika ia tak punya uang untuk bertahan hidup.

Lolongan anjing melengking-lengking, membuat siapapun yang bertelinga waras akan merinding, tapi hukum seperti itu tidak untuk Tarjo.

Ia terus fokus memburu suara tokek yang beratnya 3kg, semakin diburu semakin menjauh, ia ingat pesan mbah Barjo, yang penting "yakin". Malam itu dia meyakini pasti akan mendapatkan tokek itu dan uangnya akan cukup untuk persediaan keluarganya selama tiga bulan.

Ntah berapa kilo ia memburu tokek itu dan tak kunjung ia temukan, kali ini suaranya terdengar di dekat rumah kecil pojok kuburun tempat menaruh keranda. Kuburan itu terkenal angker, pernah ada cerita dari masyarakat setempat kalau kuburan itu suka nyasarin penjual bakso, juga tugang ojek yang sering mendapat penumpang dari penghuni kuburan itu, setelah sampai dan membayar baru melihatkan wujud aslinya, dan ahirnya tukang ojek kabur tunggang langgang.

Bagi Tarjo cerita itu hanya dongen untuk menakuti anak kecil, sekali lagi ketakutan orang dewasa adalah ketika tak punya uang.

Tarjo masuk kerumah tempat keranda itu, ia soroti dengan senter yang menempel di helm proyeknya, suara tokek itu sangat jelas tapi belum juga tampak wujudnya. Banyak cicak yang menempel didinding, grombolan cicak itu asik menyantap mrutu kecil-kecil yang merubung nyala lampu, cicak hewan yang biasa ia jual pun tak di hiraukan Tarjo, ia fokus mencari tokek seberat 3kg itu.

Sejak kejadian itu Tarjo di kabarkan tak pernah kembali, ada yang bilang ia di gondol mahluk halus. Desas-desus yang beredar terahir ia sudah menikah dengan penunggu kuburan itu, menurut orang yang punya indra ke enam Tarjo sudah menikah dengan siluman tokek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...