Pada hakikatnya tidak ada guru ataupun murid, itu hanya pembagian teknis akan dalam sistem belajar dapat terlaksana dengan teratur. "Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai liang lahat", sabda nabi itu menandaskan bagi seluruh manusia jangan pernah menimba pengetahuan agar jalan hidup dapat pencerahan dari pelita ilmu. Orang dikelas adalah murid semua yang sama-sama ingin mencari tau, berinovasi, berkreasi, dan mempraktekkan keilmuannya agar supaya dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia.
Bukan guru yang hanya bertugas sebagai operator dalam mentransferkan ilmu dari kurikulum yang di bakukan, hingga aktifitas belajar menjadi beku dan dogmatis. Suasana di kelas mirip warnet yang isinya para siswa bermain gaget, barisan tengah setengah ngantuk, barisan belakang tidur.
Ada baiknya 'guru'/murit yang didepan sendirian belajar memaknai pendidikan secara filosif agar tidak doktriner dan hanya mendaur ulang teori sampah yang berbanding lurus dengan kebutuhan murid dan masyarakat.
Selamat hari pendidikan.
Bukan guru yang hanya bertugas sebagai operator dalam mentransferkan ilmu dari kurikulum yang di bakukan, hingga aktifitas belajar menjadi beku dan dogmatis. Suasana di kelas mirip warnet yang isinya para siswa bermain gaget, barisan tengah setengah ngantuk, barisan belakang tidur.
Ada baiknya 'guru'/murit yang didepan sendirian belajar memaknai pendidikan secara filosif agar tidak doktriner dan hanya mendaur ulang teori sampah yang berbanding lurus dengan kebutuhan murid dan masyarakat.
Selamat hari pendidikan.
Komentar
Posting Komentar