Langsung ke konten utama

Perempuan Idaman

Sewaktu aku berangkat kuliah, aku lewat di depan Sekolah Dasar, aku melihat seragam para siswa berbeda dengan hari biasa, para anak perempuan berdandan ala kartini dengan khas pakaian Jawanya, sedangkan siswa cowok dengan pakaian khas Jawa tempoe dulue.

Dari apa yang aku lihat, aku baru "ngeh" kalau hari ini hari lahirnya Kartini tokoh perempuan Jawa yang mengusung ide emansipasi. Dia menolak segala macam bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan.

Dengan pemahamanku yang masih pincang kenapa sih kartini ko repot-repot ingin memperjuangkan kaum perempuan untuk mendapatkan hak yang sama layaknya seorang lelaki. Setelah aku mempalajari sejarah tentangnya memang perjuangan kartini itu logis, karena perempuan bukan hanya tulang iga yang bengkok akan tetapi dia adalah manusia yang sama-sama mempunyai akal budi. Kartini sedari kecil melihat praktek harem yang dilakukan oleh ayahnya, dia melihat nasib ibu kandungnya sendiri yang diperlakukan liyan oleh ayahnya karena ibunya bukan istri pertama.

Selain kisah emansipasi kartini, di negara lain juga memiliki kaum perempuan yang dengan gigih melawan segala bentuk kedegilan. Pada tahun 1787, Condorcet menerbitkan risalah mengenai hak kaum perempuan, dia berpendapat bahwa kaum perempuan mempunyai hak alamiah yang sama dengan kaum pria. 1789 massa aksi tumpah ruah dijalanan banyak dari kaum perempuan yang terlibat dan menjadi pemimpin demonstrasi. Perempuan berhasil mendesak raja keluar dari istananya di Versailles.

1791 setelah revolusi Prancis, pejuang hak perempuan (Olympe de Gouges) menerbitkan deklarasi hak kaum perempuan. Dari aktivitas itulah dia mengalami hukuman pemenggalan kepala (1793) karena ia menentang Robespierre tokoh pemimpin revolusi Prancis.

Hingga pada abad kesembilan belas perjuangan hak perempuan merambah kepenjuru dunia bukan hanya di wilayah Prancis dan Eropa.

Perjuangan terkadang meminta tumbalnya demi menghilangkan peradaban yang penuh kedegilan. Dari pelajaran revolusi Prancis telah memberikan sinyal kepada kaum perempuan diseluruh dunia. Mereka mulai menyadari peran pentingnya dalam memabangun perdaban bukan hanya sebatas melahihirkan peradaban.

Di indonesia kita mengenal banyak tokoh perempuan, seperti cut Nyak Dien, Cut Mutia, Rohana Kudus, Rahma el-Yunisia, R.A Kartini, Marsinah, yu Patmi. Semua bergerak menyikapi zamannya dan iangin memperoleh hak-haknya.

Srikandi-Srikandi Indonesia itu bukan hanya ingit jadi ratu kecantikan yang dimahkotai perhiasan, bukan pula beneka mainan buat pemuas hasrat kaum lelaki, mereka bergerak aktif mendorong kemajuan peradaban bangsanya dengan kemampuan yang mereka miliki. Mereka tidak hanya digalaukan oleh persoalan  cinta, PHP, dan sgela bentok ke-alay an lainnya yang hanya membuat ruang gerak perempuan terbatasi. Mereka ingin melangkah bersama laki-laki dalam membangun peradaban.
 Mereka adalah perempuan idaman peradaban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...