Berbicara dengan senja
tanpa nafsu ingin menggila, kau bertanya padaku "apa bedanya cinta dengan nafsu?"
Aku tak tahu, yang aku rasa hanya hasrat ingin mencumbu.
"Bisa jadi, namun itu terlalu sederhana.
Nafsu itu hanya kau
Cinta itu kita."
Senja cepatlah kau berganti aku semakin pusing dengan logikamu daripada kau mengoceh lebih baik kau bersihkan pikiranku dari lembutnya buah dada. "Bergaul dengan sehat tanpa harus ada yang merasa dirugikan dan bersalah, kau memang sudah tak takut dosa karena bagimu neraka adalah cerita buat menakuti anak kecil agar tidak berani minta uang jajan sama ibuknya". 0hhh bukan karena jajan itu terlalu ekonomis. "Agar manusia mau mengerjakan kebaikan dan mendapatkan pahala". Bukankah itu juga terlalu memepertimbangkan untung rugi. Tapi tak apalah kalau pemahamanmu baru sampai pada hal ekonomis.
tanpa nafsu ingin menggila, kau bertanya padaku "apa bedanya cinta dengan nafsu?"
Aku tak tahu, yang aku rasa hanya hasrat ingin mencumbu.
"Bisa jadi, namun itu terlalu sederhana.
Nafsu itu hanya kau
Cinta itu kita."
Senja cepatlah kau berganti aku semakin pusing dengan logikamu daripada kau mengoceh lebih baik kau bersihkan pikiranku dari lembutnya buah dada. "Bergaul dengan sehat tanpa harus ada yang merasa dirugikan dan bersalah, kau memang sudah tak takut dosa karena bagimu neraka adalah cerita buat menakuti anak kecil agar tidak berani minta uang jajan sama ibuknya". 0hhh bukan karena jajan itu terlalu ekonomis. "Agar manusia mau mengerjakan kebaikan dan mendapatkan pahala". Bukankah itu juga terlalu memepertimbangkan untung rugi. Tapi tak apalah kalau pemahamanmu baru sampai pada hal ekonomis.
Komentar
Posting Komentar