Peristiwa banten selatan salah satu novel sejarah karya Pramudya yang memotret pristiwa DI. Bagian awal berisi peta wilayah dan kondisi, setelah itu tokoh Tanta muncul dengan segala kenaifan keputusasaan namun masih menyimpan optimesme untuk keluar dari kondisi yang suram, keyakinan dia mulai bangkit dari ketertindasan timbul berkat dorongan sang istri. Peran antagonis dimainkan oleh Musa sebagai juragan tuan tanah yang menipu Ranta dan beberapa penghuni desa, mereka ditipu dengan mencuri bibit karet dan disetorkan kepada musa setelah terkumpul upahpun tak dikasih malah diancam akan di laporkan. Pram piawai mengungkap borok sekaligus mendelegitimasi citra orang DI lewat sosok juragan Musa, dia ditampilkan sebagai penipu, culas, dan tidak menghargai istrinya sendiri.
Dari kisah itu, DI yang bernafaskan Islam terlihat antagonis karena digunakan untuk menindas orang lain, dan saat ini digunakan sebagai alat politik praktis bahkan sebagai gerakan yang mengganggu setabilitas nasional.
Dari kisah itu, DI yang bernafaskan Islam terlihat antagonis karena digunakan untuk menindas orang lain, dan saat ini digunakan sebagai alat politik praktis bahkan sebagai gerakan yang mengganggu setabilitas nasional.
Komentar
Posting Komentar