Langsung ke konten utama

CORETAN

Bermalam dengan kopi yang diseduh dengan imaji, dengan bumbu obrolan yang penuh cacian untuk masalalu. Padahal pintu telah ditutup dengan kunci yang dibuang dilaut. Tiba-tiba dia mengetuk dengan membawa sejuta kenangan indah, aku tak sudi membuka tapi hasrat ingin mengintip dengan sebelah mata di bungkam, aku hanya ingin melihat rambutmu ternyata sekarang sudah tinggal sebahu, barangkali itu keinginan suamimu atau sebatas tuntutan profesi yang menghendaki rapi.

3 januari kau menikah dengan tentara yang sudah mempunyai gaji tetap dan tentunya sehat jasmani ataupun rohani tapi ujian jarak akan menjadi makanan sehari. Semoga kau masih ingat dengan gombalanku "kalau cinta itu berani jauh" agar perkawinanmu tetap langgeng. Oh iya apakah hobimu masih mengahabiskan waktu di mol, aku dulu menjulikimu seperti boneka di pertokoan, selalu update berbagai macam fasion, walaupun masih banyak guna sudah diganti, begitulah bentuk sederhana dari konsumerisme, semoga kau sadar kalau sekarang kamu sudah menjadi ibu rumah tangga, ingat harus pandai mengatur uangmu agar dapur tetap berasap.

Aku kemarin mengunjungi pantai dekat rumahmu, aku mencari semak tempat faforit kita untuk melakukan aksi yang menurut norma itu nakal, tapi kita asik tanpa pedulik terik panas pantai, desehanmu terdengar berbisik beradu dengan berisik ombak. Para nelayan terlihat sangat kecil jauh dipelupuk mata, kapalpun hanya terliahat pucuk benderanya dan kita masih asik meluapkan hasrat yang memberontak. Pikiran kita waktu itu terkooptasi oleh selangkangan atau mungkin itulah yang wajar dari pada hanya menggunakan pernikahan sebagai tatacara melegalkan hasrat yang terkekang. Tapi aku yakin pernikahanmu bukan seperti itu, apaguna ongkos banyak yang telah kau keluarkan jika sehabis menikah kalian masih beradu pandang dengan yang bukan milikmu walaupun itu wajar. Oh iya semoga matamu sudah tidak liar seperti dulu dan bibirmu semoga sudah sopan, walaupun itu sebenarnya wajar dan itu hal yang mungkin dilakukan oleh manisia yang masih otaknya waras.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...