Manusia tidak terbatas pada suasana alami (biologis), melainkan berperan juga pada dimensi kreatif, maka manusia dapat memasuki realitas dan mengubahnya.
Betapa sangat merugi bagi manusia yang tak mampu menangkap sendiri tugas-tugas zamannya, hanya menerima penafsiran resep dan perintah yang dibuat oleh kaum elit.
Aku melihat segrombolan manusia seperti sekawanan sapi yang pintar namun tak cerdas. Hanya diperah, dimanfaatkan tenaganya dan dagingnya, aku tak melihat cambuk pada tangan tuannya, hanya kata-kata dan aturan, terkadang juga ancaman dikeluarkan dari kawanan.
Masihkah kita yakin bahwa kita masih manusia? Atau hanya mahluk yang seperti manusia?
Betapa sangat merugi bagi manusia yang tak mampu menangkap sendiri tugas-tugas zamannya, hanya menerima penafsiran resep dan perintah yang dibuat oleh kaum elit.
Aku melihat segrombolan manusia seperti sekawanan sapi yang pintar namun tak cerdas. Hanya diperah, dimanfaatkan tenaganya dan dagingnya, aku tak melihat cambuk pada tangan tuannya, hanya kata-kata dan aturan, terkadang juga ancaman dikeluarkan dari kawanan.
Masihkah kita yakin bahwa kita masih manusia? Atau hanya mahluk yang seperti manusia?
Komentar
Posting Komentar