Penyambung lidah buaya mungkin itulah istilah yang tepat untuk pemimpin yang hanya mampu mengumbar janji miskin realisasi, janji yang ditawarkan sewaktu kampanye muluk setinggi langit untuk mengambil hati rakyat.
Menunjuk diri paling bersih, paling pro dengan rakyat, dengan visi misi yang aduhai, dengan retorika yang membius, tapi pemimpin ini hanyalah penyambung lidah buaya yang hanya mementingkan golongan, elite, pemodal. Pemimpin yang hanya jagao membuat selogan, jago berdebat tapi tidak punya keperpihakan kepada rakyat, rakyat hanya menjadi masa pendulang suara, tanpa ada proses penyadaran politik yang ada monay politik.
Pemimpin yang ideal ialah sebagai penyambung lidah rakyat. Dengan mendidik dan mengorganasasi masa rakyat untuk kemajuan dan kesejahtraan bersama.
Komentar
Posting Komentar