Langsung ke konten utama

MIMPI SEMALAM

Rintik gerimis mengantarkan fikiran kealam mimpi, walaupun dosis kopi sidah ku tingkatkan pada level tertinggi kehendak mata untuk terpejam tak bisa dihindarkan. Hasrat ingin melawan karena masih banyak hal yang harus aku selesaikan, banyak hal yang aku ingin ketahui, lamat-lamat suara rintik hujan samar merasuk kealam bawah sadar melemparkan tubuh ke alam mimpi.

Deburan ombak dan semilir aingin laut sore membuat menggigil, aku melihat orang-orang penyembah patung diseberang pantai mengenakan pakaian ala mubaligh sedang menari seperti melakukan persembahan. Aku saksikan dari jauh dengan tanda tanya besar dikepala. Ku alihkan pandanganku untuk mencari tau apa yang sebenarnya terjadi.

Aku menerka-nerka pada kemungkinan-kemungkinan, aku coba mencari jawaban dengan teori yang aku dapatkan sewaktu masih terjaga. Aku ingat-ingat kembali apakah ini seperti yang dikatakan oleh Koencoro Ningrat "jika ada dua kebudayaan berbeda yang bertemu percampuran akan terjadi". Kostum mubaligh yang di pakai dalam iringan tarian gambuh sewaktu upacara hari jadi pura itu unik dan menyejukkan.

Aku semakin ingin tau lebih lanjut kenapa hal itu terjadi. Kuberanikan diri untuk bertanya pada salah satu dari mereka. Dijelaskan dengan rinci. Bahwa ini adalah tradisi hari jadi pura sebagai persambahan/penghormatan kepada mubaligh penyebar agama Islam, mubaligh itu pernah singgah didesa ini dan turut membantu menyembuhkan wabah penyakit yang melanda desa. Sebagai rasa trima kasih warga desa membuat pura dan memperingati hari jadi dengan tarian yang memakai busana ala mubaligh

Peninggalan orang-orang zaman dulu dalam keberagaman mengedepankan toleransi, bahkan pertukaran budaya. Agama tidak menjadi sekat tapi dijadikan jembatan untuk menuju kepada kondisi yang lebih baik.

Aku sangat takjub dengan sejarah keberagamaan orang-orang dulu. Obrolan dengan mereka ini mengasikkan banyak pelajaran yang dapat diambil untuk konteks keberagamaan orang-orang dimasa kini, yang cenderung memaksakan kehendak, menggunakan identitas kami islam dan mereka tidak akan membuat stigma liyan bagi orang diluar kita. Bergamalah dengan cinta dan kasih.

Ingin sekali aku lanjutkan belajar, tapi tiba-tiba aku terbangun, sarungku basah, aku pikirir mimpi basah, setelah aku cek ternyata atap kos-kosan bocor dan airnya menetes di sarung. Aku ambil ember, dan kulanjutkan tidur lagi.

Sebelum memejamkan mata, aku berharap bertemu mereka lagi dan mengobrol lebih banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Mutakhir Ancaman Bangsa

 Luthfi ‘Afif *) Dalam berita baru-baru ini sering muncul kejadian pararel, seperti pemboman di paris, isu pemboman pada acara tahun baru, sampai pemboman di jakarta. Kejadian itu seolah-olah sudah menjadi agenda yang terkonsepkan dengan rapi, di payungi dalam agenda teror yang katanya si pengamat di lakukan oeleh ISIS. Sebelumnya ada juga berita yang termasuk dalam rangkaian paralel dalam kejadian yang membahayakan ketika selfi, dari mulai selpi di bibir kawah merapi, ditebing yang curam, sampai di kebun bunga yang berakibat kerusakan. Bentuk rentetan ini walaupun tidak saling terkoordinasikan antara satu dengan yang lain, akan tetapi peristiwa ini tersatukan oleh platfrom yaitu narsisme. Kedua berita tersebut mempunyai kesamaan yaitu; sama-sama caper (pengen exis), sama-sama kurang kerjaan, sama-sama mulgoh (pekerjaan yang sia-sia), dan sama-sama merugikan orang lain. www.nyunyu.com Coba mari sama-sama kita analisa dengan kacamata plus, pertama kesamaan tent...

NAMAKU NICCO

Pada episode ke 10 season II film DAVINCI DEMON mulai terlihat jelas siapa-siapa saja orang-orang di sekeliling Davinci, salah duanya adalah Andrea del Verrocchio yang dalam film sering ia panggil MAESTRO, beliau adalah guru lukis, dari belia Davinci sudah belajar teknik melukis dari sang MAESTRO, ketrampilan yang menakjubkan dari tangan Davinci yang diwariskan kepada peradaban.  Yang kedua adalah Niccollo Macievelli, umurnya jauh lebih muda dari davinci. Dalam film, sejak Macievelli masih kecil sudah berteman dengan Davinci, mereka belajar bersama, berkarya bersama, petualang bersama. Dalam episode-episode sebelumnya belum diperkenalkan nama lengkapnya, pada episode ke 10 Niko baru memperkenalkan diri, pada saat Venessa teman Niko yang mengandung darah dari adipati florence tidak mau untuk kembali istana.  Ini kutipan ucapan Nicco saat berdebat dengan penguasa Florence. "Florence adalah republik. Ini haknya, sebagai warga, untuk memilih bagaimana dan dimana dia ing...

anak zaman

Ada hal yang tidak mungkin dilakukan didunia ini, yaitu berdamai dengan waktu. Mengapa demikian, karena ruang dan waktu keduanya menjadi selimut tebal yang membalut jiwa kehidupan. Pepatah mengatakan "alon-alon asal kelaakon" pada saat yang tepat, pepatah itu sangat bijak, namun jika zaman menuntut semua serba cepat akan melibas semua yang lelet. Jawabannya harus tanggap situasi, peka terhadap keluh kesah zaman jika ingin tidak terseret. Disaat desa tidak bisa berbuat banyak, disaat generasi enggan mewarisi pola kehidupan pendahulu akan terjadi mutasi kebudayaan. Semua akan di cacah-cacah oleh kemajuan. Mengandalkan adaptasi. Bukankah itu pertahanan yang paling rapuh. Karena hidup bukan hanya mengikuti tanpa eksistensi produksi. Kreatif inovatif menjadi permintaan terbesar dari peradaban sekarang. Walaupun alam produktik akan tetapi tak ada skil pada penghuni yang tak menggunakan akal maka akan terlindas juga oleh kecepatan ide besar yang mampu merangkum sekaligus m...