Universitas adalah tempat paling suci, tempat dimana arus pemikiran bergejolak dan tidak boleh dibendung serta diatur oleh intervensi politik maupun pemerintah. Bagi dirinya, universitas adalah benteng pertahanan terakhir dari sebuah peradaban dan kemerdekaan intelektual sebuah bangsa (Gie).
Barangkali benteng terahir sudah jebol, karena para penghuninya mengalami dekandensi yang membuat lunglai tak berdaya menghadapi laju cepat zaman yang di setir oleh pasar.
Kebutuhan kapitalisme saat ini akan tenaga kerja yang terlatih dalam jumlah besar merangsang ekspansi universitas yang cepat dan menghasilkan "proletarianisasi" tenaga intelektual, yang tunduk kepada tuntutan-tuntutan kapitalis dan tidak berhubungan dengan bakat perorangan atau kebutuhan manusia (ernest mandel).
Pendidikan dan pengajaran hanya menciptakan intelektual tradisional yang berjalan mekanis statis, pelajar hanya dididik tertib mengejar angka-angka nilai yang tak berguna bagi masyarakat. Manusia yang pada hakikatnya adalah mahluk kereatif, ketika memasuki bangku sekolah kekreatifitasan akan menjadi beku dan mati terbatasi oleh dinding aturan yang mengekang.
Ivan Illich menawarkan solusi "bebaskan masyarakat dari belenggu sekolah"
Komentar
Posting Komentar